Image Credit: mental mind / Shutterstock.com
Tahukah kamu bahwa siklus Menstruasi bukan hanya tentang datang bulan, dibaliknya terdapat rangkaian perubahan hormon yang mempengaruhi ovarium, rahim, energi, suasana hati, dan berbagai kondisi tubuh lainnya.
Secara umum, siklus menstruasi terdiri dari empat fase, yaitu fase menstruasi, fase folikuler, fase ovulasi, dan fase luteal.
1. Fase Menstruasi
Fase menstruasi terjadi ketika lapisan dinding rahim (endometrium) meluruh dan keluar melalui vagina sebagai darah haid karena tidak terjadi pembuahan sel telur.
Menstruasi umumnya berlangsung sekitar 3-5 hari, namun durasi setiap orang dapat berbeda-beda.
Apa yang terjadi pada hormon?
Pada awal menstruasi kadar estrogen dan progesteron berada pada titik terendah, karena penurunan kedua hormon inilah yang berkaitan dengan luruhnya lapisan rahim.
Sementara itu, FSH (Follicle-Stimulating Hormone) mulai meningkat dan membantu merangsang perkembangan folikel di ovarium untuk mempersiapkan sel telur berikutnya.
Apa yang tubuh kita rasakan?
-Pendarahan menstruasi
-Kram/nyeri pada perut
-Perut terasa kembung
-Mudah lelah
-Mood lebih mudah berubah
2. Fase Folikular
Fase folikular adalah tahap di mana tubuh bersiap untuk melepaskan sel telur baru.
Bagi sebagian orang, fase ini berlangsung sekitar hari ke-6 hingga hari ke-13 dalam siklus menstruasi (dihitung setelah darah haid benar-benar bersih hingga menjelang masa subur).
Apa yang terjadi pada hormon?
Terjadi peningkatan hormon Follicle Stimulating Hormone (FSH) yang merangsang ovarium untuk membentuk folikel berisi sel telur.
Seiring perkembangan folikel, kadar estrogen juga meningkat, Estrogen membantu merangsang pertumbuhan kembali lapisan dinding rahim yang sebelumnya luruh saat menstruasi.
Apa yang tubuh kita rasakan?
-Energi mulai naik
-Mood terasa lebih baik
-Produktivitas dan fokus meningkat
-Muncul cairan keputihan
3. Fase Ovulasi
Fase ovulasi adalah puncak dari seluruh siklus atau yang biasa kita kenal sebagai masa subur, pada masa ini Sel telur yang paling matang dan sehat akan dilepaskan dari ovarium dan siap untuk dibuahi.
Fase ini biasanya terjadi di sekitar hari ke -14.
Apa yang terjadi pada hormon?
Tingginya kadar estrogen di fase sebelumnya memicu lonjakan besar hormon LH (Luteinizing Hormone) secara mendadak, lonjakan LH inilah yang memicu folikel dominan untuk melepaskan sel telur dari ovarium menuju ke tuba falopi, sementara itu hormon estrogen juga meningkat.
Apa yang tubuh kita rasakan?
-Energi meningkat
-Libido (gairah seksual) meningkat
-Tubuh terasa optimal
4. Fase Luteal
Apa yang dimaksud fase luteal dan apa yang terjadi pada hormon kita?
Setelah ovulasi selesai, tubuh memasuki fase luteal.
folikel yang sebelumnya melepaskan sel telur berubah menjadi struktur yang disebut corpus luteum.
Corpus luteum adalah struktur penting dalam sistem reproduksi wanita yang berperan vital dalam siklus menstruasi dan kehamilan awal. Struktur sementara ini terbentuk di ovarium setelah ovulasi dan menghasilkan hormon progesteron yang mendukung penebalan dinding rahim serta pertumbuhan janin, jika terjadi kehamilan.
Jika tidak terjadi kehamilan...
Jika sel telur tidak dibuahi, corpus luteum akhirnya mengalami kemunduran, yang mengakibatkan kadar progesteron dan estrogen menurun, penurunan hormon tersebut kemudian memicu lapisan rahim untuk kembali luruh, dan siklus menstruasi pun dimulai kembali.
Fase ini umumnya berlangsung dari hari ke-15 hingga hari ke-28
Apa yang tubuh kita rasakan ?
-Muncul gejala PMS (Premenstrual Syndrome)
-Perut terasa kembung dan begah
-Muncul jerawat hormonal di area wajah
-Nafsu makan meningkat (craving makanan tertentu)
-Suasana hati menjadi tidak stabil (mood swings, mudah cemas, atau sedih)
#Mengenal 4 hormon penting dalam siklus menstruasi
1. FSH (Follicle-Stimulating Hormone) = membantu menyiapkan sel telur
2. LH ( Luteinizing Hormone) = pemicu ovulasi
3. Estrogen = membantu membangun kembali lapisan rahim dan berperan dalam persiapan ovulasi.
4. Progesteron = membantu mempersiapkan rahim setelah ovulasi.
Siklus menstruasi merupakan proses alami yang melibatkan berbagai perubahan pada tubuh dan hormon. Terdapat 4 fase utama yang berperan pada siklus menstruasi dimulai dari fase menstruasi-folikuler-ovulasi-luteal, setiap fase memiliki perubahan hormonal dan kondisi tubuh yang berbeda-beda.
Referensi
Ccn Indonesia.(2025). Kenali siklus dan durasi menstruasi normal bagi perempuan.https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251217173855-255-1307939/kenali-siklus-dan-durasi-menstruasi-normal-bagi-perempuan
Halodoc. (2026). Korpus luteum:pengertian, fungsi dan prosesnya.https://www.halodoc.com/artikel/korpus-luteum-pengertian-fungsi-dan-prosesnya?srsltid=AfmBOopbJaQ5TAiSOwXoyvoZatSqzBB38S_tsGzoHzq6IoNMFlwGpcGr
Aura nirwana. (2023). Fisiologi hormon siklus menstruasi - fsh, estrogen, lh, progesteron.
Komentar
Posting Komentar